Jaket AC dan Dampak Pemanasan Global

Jaket AC dan Dampak Pemanasan Global dimana Jaket AC tidak memerlukan Kompresor / Refrigant yang di sinyalir dapat merusak lapisan ozon

Jaket AC dan Dampak Pemanasan Global dimana Jaket AC tidak memerlukan Kompresor / Refrigant yang di sinyalir dapat merusak lapisan ozon dan apakah Jaket AC dapat mengantikan penggunaan Air Conditioner pada gedung-gedung, perkantoran dan perumahan. Artikel yang Karangmulya Jasa Rental AC tuliskan ini hanyalah opini saja karena ada video di youtube yang mengklaim bahwa Jaket AC dapat mengurangi dampak pemanasan global. Pada Protokol Montreal (lengkapnya: Protokol Montreal atas Zat-Zat yang mengurangi Lapisan Ozon) adalah sebuah traktat internasional yang dirancang untuk melindungi lapisan ozon dengan meniadakan produksi sejumlah zat yang diyakini bertanggung jawab atas berkurangnya lapisan ozon. Seperti kita ketahui bersama pada Air Conditioner (AC) terdapat sebuah alat yang dinamakan Kompresor / Refrigant yang juga dikenalpula dengan nama Freon. Dalam hal ini Produk Pendingin Udara untuk Kebutuhan Residential mempunyai peranan besar dalam penipisan Lapisan Ozon dengan Refrigerant yang digunakan.

Baca Juga:    Inovasi Penggunaan AC Pada Jaket AC Buatan Jepang

Baca Juga:    Jaket AC Pakaian dengan pendigin Buatan Cina

Pada Refrigerant terdapat CFC (Chloro Fluoro Carbon), CFC merupakan zat kimia yang mengandung unsur klor, fluor dan carbon yang biasa digunakan sebagai refrigant dan propelant. CFC memiliki nama dagang freon. Senyawa CFC, terutama Freon 11 (CFCl3) dan Freon 12 (CF2Cl2) banyak digunakan sebagai pelarut dalam bidang industri, pembersih dalam alat elektronik, refrigerant pada kulkas dan Air Conditioner (AC), serta zat propelant pada kosmetika dan alat semprot aerosol. Senyawa CFC pada mulanya dianggap zat kimia yang ideal, karena tidak mudah bereaksi dan tidak beracun. Ironisnya, justru karena sifatnya itu CFC mampu terbang ke lapisan stratosfer dan merusak ozon. Pada tahun 1974 untuk pertama kalinya Rowland dan Molina menemukan teori bahwa senyawa klor dapat merusak ozon (O3).

Walaupun kini banyak produsen Air Conditioner (AC) yang menggunakan Refrigerant ramah lingkungan seperti R410A, R32, HFC, PFC, SFC, SGHG ( Syntetic Green House Gases ), dll, Namun semuanya itu belumlah terbukti ramah lingkungan dan dapat mengurangi dampak serta resiko dari pemanasan global, Karena perlu waktu lama untuk melakukan pengkajian. Seperti yang kami tuliskan diatas bahwa CFC (Chloro Fluoro Carbon) pada awalnya juga dianggap ideal.

Jaket AC dan Dampak Pemanasan Global

Jaket AC merupakan inovasi penggunaan pendingin pada produk pakaian, Setahu kami Jaket AC pertama kali dibuat dan diperkenalkan oleh sebuah perusahaan asal Jepang yaitu Kuchofuku Co Ltd dan kemudian dikuti oleh beberapa produsen lain seperti Jaket AC buatan Cina. Kuchofuku Co Ltd melakukan inovasi pada produk fashion terutama pada mantel dan jaket dengan meletakan 2 buah cooling fan pada bagian bawah kanan kiri. Sebagai daya penggerak untuk 2 buah cooling fan Jaket AC ini telah dilengkapi dengan baterai lithium-ion yang diperkirakan dapat menghidupi kipas listrik selama 11 jam penggunaan. Cara kerja kipas listrik bukanlah menarik panas dari dalam jaket tapi justru menghembuskan udara sejuk dan angin keluar dari kerah jaket.

Baca Juga:    Tips Memaksimalkan Kinerja AC Dan Tahan Lama

Walaupun namanya Air Conditioned Jacket atau Cooling Clothes tapi tidak benar-benar menggunakan Air Conditioner (AC) yang sebenarnya, Pengguna Jaket AC akan merasa sejuk. Tapi kesejukan yang dirasakan hanyalah pada bagian tubuh (badan) dan tidak menyeluruh walaupun ini sudah membantu pengguna untuk mendapatkan hawa sejuk. Bekerja pada ruangan yang panas seseorang memiliki resiko terserang beberapa macam penyakit seperti Stroke misalnya, Dengan menggunakan Jaket AC setidaknya dapat meminimalisir resiko. Jika ternyata dapat mengurangi jumlah pemakaian Produk pendingin udara untuk kebutuhan residential serta tanpa menggunakan Refrigerant dan senyawa zat kimia lainnya, Jaket AC memang dapat membantu dalam mengurangi penumpukan senyawa kimia pada lapisan ozon.

Selain tanpa zat kimia ada satu lagi kelebihan dari Jaket AC, Jika dibandingkan dengan produk Air Conditioner (AC) yang memerlukan konsumsi listrik besar bahkan dapat dikatakan salah satu penguras energi terbesar dan pada jaket AC hanya menggunakan baterai, yang berarti tidak memerlukan konsumsi listrik besar. Effesiensi energi dapat bermanfaat dalam menghadapi globalisasi dan Globalisasi merupakan masalah yang menjadi pemicu pemanasan global.

Baca Juga:    Tips Dan Trik Menghemat Biaya Listrik Penggunaan AC

Demikianlah artikel tentang Jaket AC dan Dampak Pemanasan Global yang Karangmulya Jasa Sewa AC tuliskan. Sumber artikel baik info dan gambar dari berbagai sumber.

Bagikan :)