Teknisi AC Tewas Jatuh dari Ketinggian 6 Meter

Teknisi AC Tewas Jatuh dari Ketinggian 6 Meter

Miris rasanya ketika Karang Mulya Rental AC membaca berita dari beberapa media online, Seorang Teknisi AC Tewas Jatuh dari Ketinggian 6 Meter di Gedung Utama Balai Kota DKI Jakarta saat sedang mengerjakan ducting AC (pembersihan saluran). Pria naas itu bernama Zainudin, usia 25 tahun. Zainudin jatuh dari plafon dengan ketinggian sekitar meter karena jebol. Darah berceceran di lokasi kejadian, Serpihan plafon juga berserakan, Atap Balairung jebol. Korban tidak langsung tewas di tempat kejadian namun ketika di rumah sakit. Korban mengalami cedera kepala berat, pendarahan Intra Abdominal.

Kronologi kejadian yang Karang Mulya Sewa AC baca adalah seperti berikut. Kejadian itu bermula ketika teknisi AC (air conditioner) akan mengerjakan ducting (pembersihan saluran) AC. Sekitar pukul 18.00, Zainuddin bersama Ace dan tiga rekan lainnya naik ke atas plafon. Namun saat melangkah, Zainuddin justru menginjak bagian plafon dan bukan menginjak bagian besi yang akhirnya menyebabkannya plafon jebol dan Zainudin jatuh sejauh enam meter ke lantai Balairung Balai Kota DKI Jakarta. Melihat temannya terjatuh, sontak Ace dan rekan-rekannya langsung turun dan menolong Zainuddin. Menurut dia, keadaan Zainuddin saat itu sangat parah. “Tadi terakhir keluar darah dari telinga, mulut dan kepala. Pas saya angkat juga kayak mendengkur gitu, keluar darah dari mulutnya,” kata Ace. Zainuddin pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Barat.

Sekitar pukul 20.00, polisi dari Polsek Gambir datang untuk mengecek keadaan di lokasi kejadian. Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar tempat tersebut. Beberapa saksi juga dimintai keterangan. Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan Zaenuddin (Tehnisi AC) mengalami pendarahan yang sangat parah akibat benturan keras di lantai keramik. Korban mengalami cedera kepala berat, pendarahan intra abdominal.

Lalu bagaimana tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa di panggil Ahok, Karang Mulya Penyewaan AC pun memiliki informasinya. “Turut berduka cita atas tewasnya seorang teknisi AC yang sedang merenovasi AC (air conditioner) di Balai Kota”. “Ya kami turut berduka cita Saya belum cek laporan itu. Kenapa kerja di atas atap kok tidak pakai tali pengaman? Itu pegawai kontraktor katanya. Ya, mungkin Kepala Biro Umum mau dicopot, ini sanksinya,” ujar Basuki di Balai Kota. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan memberikan sanksi berupa pencopotan jabatan kepada Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Agustino Darmawan. Hal tersebut terkait dengan kecelakaan yang terjadi pada Kamis (31/3) malam.

Kami dari Karang Mulya Rental pun ingin mengucapkan “Turut berduka cita atas tewasnya seorang teknisi AC yang sedang merenovasi AC (air conditioner) di Balai Kota Kamis Malam, Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tegar dan ikhlas menerima semua musibah ini”. Salam.

Sumber Artikel: metro.sindonews.com, kompas.com, beritasatu.com, Dan berbagai sumber lainnya.

Karang Mulya Rental adalah Layanan Jasa Rental AC Murah khususnya AC Standing 3PK dan 5PK. Wilayah layanan Jasa Sewa AC Murah meliputi Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Serpong, Banten, dll. Kami menawarkan Harga Penyewaan AC murah dan terjangkau, Pelayanan ramah serta Produk Sewa AC selalu terawat dengan baik.

  Layanan Jasa Karang Mulya Rental

Karang Mulya adalah Layanan Jasa Sewa AC Standing 3PK dan 5PK, Sewa Tenda Kerucut atau Sarnafil, Sewa Misty Fan atau Misty Cool serta Sewa Genset. Cakupan Wilayah Kerja meliputi, Jakarta, Tangerang, Banten, Cileduk, Bekasi, Serpong, Depok, Bogor, Dll.

Bagikan :)