Pastikan AC Mobil Tetap Dingin Dengan Cara Ini

Artikel kali ini masih berhubungan dengan suhu panas di Jakarta yang dapat mencapai 37°C, Setelah sebelumnya Karangmulya Rental dan Sewa AC Standing menulis artikel tentang Tips Tidur nyaman Tanpa AC meski Suhu Panas. Coba kita bayangkan bersama di kala suhu panas ekstrim seperti sekarang ini apa jadinya jika mobil tidak menggunakan AC, Coba kita bayangkan juga ketika matahari sedang teriknya dan kita sedang berkendara di jalan raya lalu tiba-tiba AC mobil mati/rusak.

Beberapa penggendara menaikan level AC di mobil mereka dan beberapa lainnya melakukan modifikasi pada AC Mobilnya Baca: Berapa Banyak Blower AC Pada Mobil Anda. Mungkin ada juga yang malah mengganti mobilnya dengan yang baru untuk mendapatkan fitur teknologi pendingin dan penyejuk udara terbaru dan termodern Baca: Fitur AC Dual Zone Climate Pada New Chevrolet Captiva. Apapun cara yang diambil selalu pastikan AC tetap terawat dan terjaga, AC tidak hanya sebagai alat penyejuk udara namun juga sebagai alat kesehatan. Agar AC bisa memberikan kenyamanan terus-menerus kepada pengemudi dan penumpang mobil, ada beberapa perawatan yang harus dilakukan secara teratur. Pendapat itu dikemukan oleh Edo, Kepala Bengkel Dwi Guna, di kawasan Haji Nawi, Jakarta Selatan. Pastikan AC Mobil Tetap Dingin Dengan Cara Ini.

Perawatan Berkala

Pentingnya perawatan berkala sebuah AC sangat kami tekankan dan telah kami ulas di beberapa artikel, Untuk AC mobil lakukan servis atau perawatan berkala setiap 8 hingga 12 bulan sekali. Kendati demikian ditambahkan oleh Edo, “Saat ini jarak tempuh tidak bisa menjadi tolak ukur karena kondisi jalan yang macet menyebabkan kerja AC semakin lama.”

Indikator AC sudah waktunya diservis adalah suhu yang dihasilkan tidak sedingin sebelumnya. Biasanya disebabkan evaporator mulai kotor. “Ciri lain, bau tidak sedap yang keluar dari kotoran di evaporator. Beban kerja sistem pun menjadi berat,” urai Edo.

Lakukan Perbaikan

Jika memang dinyatakan ada kerusakan atau mulai menurun performanya, langkah perbaikan wajib dilakukan. Sebelum diputuskan untuk dibongkar, sebaiknya periksa dulu sistem sirkuit AC. Evaporator adalah target utama untuk dibersihkan karena kerap kotor. Selain itu, juga harus dilakukan penambahan oli untuk kompresor. “Komponen yang wajib diganti setiap servis adalah dryer karena cara kerjanya sama dengan filter bensin,” papar Edo. Freon juga perlu diisi ulang karena saat disevis pasti ada yang terbuang.

Proses pembersihan evaporator membutuhkan waktu 3 jam lebih, dengan catatan tidak ada kerusakan komponennya. Sedangkan biaya perawatan, mulai dari Rp 400.000 untuk buatan Jepang, hingga Rp 1,5 juta merek buagtan Eropa dengan konstruksi lebih ribet. Itu pun untuk jasa kerja dan freon. Sementara kalau dryer diganti, biaya befrkisar dari Rp 175.000 -750.000 tergantung merek dan model mobilnya.

Panaskan Mesin Mobil

Menurut Edo, bila mobil yang tidak dipakai selama sebulan, mesin sebaiknya dihidupkan (dipanaskan) dan AC diiaktifkan. Tujuannya, untuk menghindari pengendapan oli di kompresor. Pasalnya, pada kondisi tersebut bila AC dihidupkan akan terjadi gesekan pada permukaan komponen kompresor yang saling bersentuhan. Karena keseringan, rusak deh itu kompresor!

Demikianlah artikel tentang Pastikan AC Mobil Tetap Dingin Dengan Cara Ini , semoga bermanfaat

Sumber: http://kaltim.tribunnews.com/2014/09/30/cara-benar-menjaga-ac-mobil-agar-tetap-dingin

Bagikan :)