Krisis Listrik BBM Genset Kosong Di Masjid Agung Natuna

Krisis Listrik BBM Genset Kosong Di Masjid Agung Natuna

Masjid Agung Natuna Di Kepulauan RIAU Indonesia

Membaca berita pada sebuah media online tentang dampak krisis listrik Sumatra yang berkepanjangan dimana Bahan Bakar Genset Kosong Di Sebuah Masjid Agung menjadikan ibadah jamaah dibulan Ramadhan ini cukup terganggu. menurut Karangmulya sebagai Rental Dan Sewa Genset hal ini cukup mengenaskan, apalagi ini adalah sebuah Masjid Agung yang kita ketahui bersama merupakan pusat ibadah dan aktifitas keagamaan. Ketika listrik dari PLN bermasalah pihak Masjid telah memiliki Genset / Generator SET namun ini saja tidak cukup dikarenakan genset memerlukan bahan bakar. Genset belum dapat di gantikan oleh panel surya dikarenakan biaya awal dan instalasinya yang lebih murah dan mudah walaupun mungkin panel surya lebih tepat untuk digunakan. Genset tanpa bahan bakarpun juga telah banyak dijual namun keberadan dan kehandalannya masih dipertanyakan.

Masjid Agung Natuna merupakan sebuah masjid yang terletak di Kabupaten Natuna, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2009. Masjid ini merupakan bagian dari kompleks Gerbang Utaraku, kawasan yang dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan dan bisnis Natuna di wilayah Ranai yang menjadi ibukota Kabupaten Natuna, tidak hanya itu, masjid juga menjadi titik pusat kawasan tersebut. Proses pembangunan ini telah direncanakan sejak tanggal 13 Agustus 2006, atau sejak bupati kabupaten Natuna Drs. H. Daeng Rusnadi, M.Si menduduki jabatannya sebagai bupati Kabupaten Natuna. Setelah melalui beberapa proses perencanaan yang disesuaikan dengan arti filosofi dari pembangunan Masjid Raya dan Komplek Gerbang Utaraku, proses pembangunan fisik dimulai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 04 Mei 2007. (sumber: wikipedia.org)

Sudah beberapa hari ini sebuah Masjid Agung di kepulauan Riau Sumatera tampak gelap gulita di waktu malam, tidak seperti di Masjid Agung kebanyakan yang tampak selalu terang dan banyak aktifitas mengingat bulan ini adalah bulan Ramadhan dimana aktifitas ibadah meningkat tidak hanya diwaktu siang namun juga diwaktu malam. Masjid Agung Natuna di kepulauan Riau Sumatera sudah beberapa hari ini nampak gelap gulita hanya bulan purnama besar yang menyinari dan menjadi cahaya utama. H Nasuham, Pengurus Masjid mengatakan, gelapnya suasana di Masjid Agung disebabkan karena bahan bakar minyak untuk mesin genset yang sehari-hari menyuplai listrik untuk masjid tidak ada.

“Ya betul, ini sudah mati sejak tiga hari yang lalau, karena tidak ada minyak mas, kita hanya mengunakan genset kecil untuk sementara itu pun sangat terbatas dan tidak bisa bertahan lama. Jadi kalau sudah jam 9 atau 10 malam kalau ada sinar bulan teranglah di sini, kalau tidak ya gelap gulita,” kata Nasuha kepada Haluan Kepri di Masjid Agung Natuna. Namun, Nasuha mengaku tidak mengetahui persis kenapa minyak untuk genset yang berskala besar itu sampai tidak ada. Informasi yang beredar bahan bakar genset kosong karena anggaran untuk pengadaan minyak itu belum ada, sebab pengadaan minyak untuk masjid agung itu menggunakan sistem Delivery Order (DO) langsung ke Pertamina.

“Katanya sih anggaran dananya yang tidak ada, tapi tak tahulah, kita hanya sebagai user saja di sini. Kita tidak tahu masalah-masalah seperti itu, coba langsung ditanyakan saja ke BP NGU yang mengelolanya. Kalau kita mana tahu anggaran dan lain sebagainya,” ungkap Nasuha.

Bagaimana pengaruh matinya lampu itu terhadapa jamaah, Nasuaha dengan tegas berkata bahwa pristiwa itu sangat berpengaruh kepada jamaah baik secara kuantitas maupun ketenangan jamaah dalam melakasnakan ibadah sholat Isya dan Tarawih. Sebab jangankan dari jalan raya, dari depan pintu masjid ini saja jamaah tidak bisa melihat apa-apa saking gelapnya. “Oh kalu pengaruhnya tentu besar sekali, banyak jamaah yang memilih balik ketimbang langsung masuk masjid karena gelap. Jamaah yang tersisa pun juga menjadi kurang tenang karena lampu penerang yang kurang,” tutur Nasuha.

Krisis listrik yang berkepanjangan ini tentunya tidak hanya menganggu ibadah dan aktifitas keagamaan di Masjid namun juga di tempat ibadah lain seperti Gereja, Klenteng, dll. Karangmulya sebagai Rental Dan Sewa Genset hanya bisa mendoakan semoga krisis listrik segera berakhir dan masyarakatpun dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar.

Sumber : Wikipedia.Org
Sumber : http://www.haluankepri.com/natuna/65530-masjid-agung-natuna-gelap-gulita-.html
Sumber Gambar: http://simbi.bimasislam.com/simas/public/upload/images/masjid_agung_natuna_20111216_1153480052.jpg

Karang Mulya adalah perusahaan yang bergerak di bidang Rental Dan Sewa Genset yang berlokasi di Cileduk Tangerang. Cakupan wilayah Jasa Persewaan Genset kami adalah Jabodetabek. Kami tidak menutup kesempatan apabila ada pesanan dari luar wilayah yang kami sebutkan.

Bagikan :)