Hembusan AC Pengaruhi Kualitas Tidur

Terlalu kencang hembusan AC pengaruhi kualitas tidur dan dapat menggangu kesehatan serta masalah metabolisme tubuh bahkan rentan penyakit jantung

Terlalu kencang hembusan AC pengaruhi kualitas tidur dan dapat menggangu kesehatan serta masalah metabolisme tubuh bahkan rentan penyakit jantung. Karangmulya Rental AC mengetahui Beberapa penyakit karena terganggunya sistem syaraf disiyalir juga berhubungan dengan hembusan angin, Salah satunya tentu saja hembusan AC. Penggunaan AC atau Air Conditioner pada waktu tidur terlebih jika Hembusan AC kencang akan membuat ruangan menjadi terlampau dingin, Dengan adanya ketidak wajaran maka tubuh akan merasa tidak nyaman bahkan sakit, Kondisi ini akan memicu seringnya tubuh bergerak dan denyut jantung meningkat.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Toyohashi University of Technology membuktikan hal itu. Eksperimen menunjukkan, hembusan AC dengan kecepatan 0,14 m/s memicu perubahan posisi yang lebih sering selama tidur. Terganggunya kualitas tidur pada velositas atau kecepatan tersebut juga dipengaruhi oleh frekuensi terbangun yang lebih tinggi. Pengamatan dengan EEG (Electroencephalogram) pun menguatkan kesimpulan bahwa kualitas tidur berkurang akibat hembusan AC yang terlalu kencang. Walaupun teramati ada perbedaan denyut jantung dan frekuensi terbangun, tidak ditemukan perbedaan pada durasi tidur. Penelitian yang dimuat di jurnal Energy and Buildings ini juga menyebut lamanya berada dalam fase deep sleep tidak banyak terpengaruh. Terlepas dari kualitasnya, para pakar menganjurkan waktu tidur selama 7-8 jam dalam sehari. Kurang tidur banyak dikaitkan dengan berbagai masalah metabolisme, mulai dari kegemukan hingga risiko diabetes. Bahkan, kurang tidur juga meningkatkan risiko sakit jantung.

Bell’s Palsy adalah penyakit yang disebabkan terganggunya sistem syaraf tubuh, Penyakit ini sering juga disebut “Wajah Mencong”. Walaupun penyebab penyakit ini belum diketahui pasti namun Dokter sering mengaitkan dengan seringnya tubuh terkena hembusan angin kencang. Kipas Angin dan Air Conditiner (AC) merupakan peralatan elektronik yang mampu menghembusakan angin kencang, Dokter akan menyarankan pasien untuk sementara tidak terkena hembusan angin kencang dari kedua peralatan elektronik tersebut.

AC atau Air Conditioner biasanya digunakan pada ruangan tertutup sehingga tidak memiiki sirkulasi udara yang baik. AC yang kotor karena kurangnya perawatan akan menjadi sumber masalah kesehatan, terutama pada orang yang memiliki alergi. Terlebih bila gejala alergi muncul pada sistem pernapasan, seperti rinitis alergi atau asma. Menjaga kebersihan ruangan dan AC dapat mengurangi masalah alergi tersebut.

Demikianlah artikel “Hembusan AC Pengaruhi Kualitas Tidur” yang Karangmulya Sewa AC tuliskan, Semoga bermanfaat. Sumber artikel dari berbagai sumber, Foto via Google Search Image.

Bagikan :)