Alasan Pengguna Kipas Angin Lebih Banyak Dari AC

Tips Dan Trik Menghemat Biaya Listrik Penggunaan AC

Saat ini Masyarakat luas lebih banyak memilih menggunakan Kipas Angin Listrik dari pada AC atau Air Conditioner sebagai pendingin ruangan, Terdapat beberapa “Alasan Pengguna Kipas Angin Lebih Banyak Dari AC” namun alasan terkuat adalah Biaya yang dikeluarkan. Jika dibandingkan dengan Kipas Angin. Sudah pasti biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih besar dari pada menggunakan AC, Mulai dari Pembelian, Perawatan, Spare Part, Pengaturan Ulang Ruangan, Hingga efek-efek lain yang ditimbulkan pada penggunaan Air Conditioner (AC).

Tidak bisa dipungkiri, Bahwa menggunakan AC akan jauh lebih mantab dari pada Kipas Angin Listrik, Namun sesuatu yang bagus itu biasanya berharga mahal. Tentu saja Air Conditioner (AC) harganya jauh lebih mahal, Melihat bentuk dan komponennya saja kita sudah bisa memprediksinya. Jika dibandingkan dengan Kipas Angin Listrik yang hanya terdapat Motor Listrik dan Baling-baling, Walau kini sudah ada Kipas Angin tanpa baling-baling, Bahkan ada yang tampilannya seperti AC split.

Pada Kipas Angin terdapat Motor Listrik yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Pada komponen Motor Listrik terdapat suatu kumparan besi pada bagian yang bergerak beserta sepasang pipih berbentuk magnet U pada bagian yang diam (Permanen). Ketika listrik mengalir pada lilitan kawat dalam kumparan besi, hal ini membuat kumparan besi menjadi sebuah magnet. Karena sifat magnet yang saling tolak menolakpada kedua kutubnya maka gaya tolak menolak magnet antara kumparan besi dan sepasang magnet tersebut membuat gaya berputar secara periodik pada kumparan besi tersebut. Oleh karena itu baling – baling Kipas Angin dikaitkan ke poros kumparan tersebut. Penambahan tegangan listrik pada kumparan besi dan menjadi gaya kemagnetan ditujukan untuk memperbesar hembusan angin pada Kipas Angin.

Kipas Angin Listrik lebih banyak digunakan Mayarakat luas saat ini, juga Kipas Angin yang digunakan adalah standart kipas angin atau yang bisa dikatakan Kipas Angin Murah, alasannya seperti, Harga Beli relative murah, Perawatan nyaris tanpa biaya, Dapat diletakan dimana saja tanpa perlu memodifikasi ruangan, Jika rusak harga spare part juga tidaklah terlalu mahal, Seperti harga motor listrik yang kurang dari 100 ribu rupiah saja, Jika baling-baling bermasalah tidaklah terlalu sulit untuk mencari gantinya, dibeberapa tempat dapat kita jumpai penjual spare part Kipas Angin. Hanya tipe Kipas Angin tertentu saja yang masih sulit spart partnya, karena masih langka, jika adapun harganya juga lumayan mahal.

Kipas Angin Listrik tidaklah memerlukan daya listrik yang besar, Untuk ukuran standart biasanya tidaklah lebih dari 100watt saja, Karang Mulya adalah jasa Sewa Kipas Angin Air atau Misty Fan, Kipas Angin Air Besar dan dapat menyemprotkan air itu saja hanya memerlukan kurang dari 300watt. Bahkan ada kipas angin listrik yang dapat ditancapkan pada Port USB komputer atau kipas Angin yang menggunakan Baterai. Penggunaan listrik baik itu besar atau kecil tentunya akan mempengaruhi keuangan, Tapi tentunya jika hanya mengkonsumsi listrik kecil biaya pembayaran listrik juga lebih minim sehingga dapat memiliki anggaran lebih untuk keperluan lain.

Air Conditioner atau AC hadir sebagai alat pendingin juga sebagai alat pengkondisian udara, AC mampu mengkondisikan ruangan seperti yang diinginkan, terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya. Air Conditioner atau AC merupakan inovasi teknologi yang cikal bakalnya adalah Kipas Angin Listrik. Pada umumnya sebuah AC (air Conditioner) menggunakan unit indoor dan unit outdoor, Kedua unit ini bekerja sama dalam mensirkulasikan udara dingin dan udara panas. Unit indoor bekerja lebih tenang dengan tingkat kebisingan yang tidak mengganggu pendengaran manusia, sedangkan unit outdoor bekerja lebih bising. Baik itu AC Split dan AC Standing menggunakan sistem dua unit ini.

Karang Mulya Rental adalah Jasa Sewa AC Standing 5PK Murah Jakarta dan sekitarnya, Air Conditioner atau AC adalah hari-hari kami, Sehingga bisa dikatakan kami mengetahui sekali tentang Biaya yang diperlukan mulai dari Pembelian AC, Perawatan AC, Hingga hal-hal lainya. Kipas Angin Listrik tidak bisa dibandingkan dengan AC karena biaya yang dikeluarkan akan terpaut cukup jauh. Seperti contoh, Sebuah Kipas Angin didinding ada yang dijual dengan harga 80 ribu tetapi tidak akan anda dapatkan sebuah AC tulen dengan harga tersebut. Biaya Perawatan AC juga jauh lebih mahal, Tidak hanya memerlukan alat bersih-bersih saja tapi juga cairan kimia. Selain itu pada AC, ada komponen refrigerant yang bila waktunya pergantian bikin ruwet juga, Bayangkan saja harganya bisa dapat 10 Kipas Angin Standart.

Pada Jasa Rental AC Standing 5PK Murah Jakarta kami, Patokan Daya listrik yang diperlukan untuk mengangkat 5PK adalah sekitar 5000watt, Jadi untuk 1PK diperlukan daya 1000watt. Bandingkan dengan Jasa Rental Kipas Angin Air yang hanya memerlukan kurang dari 300watt, Padahal Kipas Angin itu besar sekali juga dapat menyemprotkan air yang cukup kuat. Jika anda hanya menggunakan Kipas Angin Standart, Paling tidak hanya diperlukan konsumsi listrik sebesar 100watt.

Teknologi Air Conditioner (AC) hemat listrik dan ramah lingkungan memang benar adanya dan bukanlah suatu kebohongan, Telah banyak masyarakat yang menggunakan dan merasakan manfaat dari teknologi ini. Pada dasarnya peralatan elektronik seperti AC memang memerlukan pasokan listrik yang besar, apalagi jika menggunakan jenis AC konvensional. AC modernpun tetap saja memerlukan pasokan listrik besar yang berarti juga biaya listrik akan besar, Namun jika kita mau mencoba menggunakan jenis tipe AC yang mempu menghemat listrik dan mampu memaksimalkan penggunaan AC penghematan biaya listrik akan didapat.

Pada Air Conditioner atau AC modern banyak disematkan teknologi-teknologi canggih yang juga dapat memberikan banyak manfaat bagi penggunanya, Teknologi inilah yang banyak mengeluarkan biaya, terutama untuk keperluan riset dan pengembangan. Teknologi secanggih itu tentunya juga tidak sembarangan dalam hal service juga perawatan. Hampir dua abad konsep mengenai Kipas Angin konvensional belum pernah berubah, Kipas Angin pertama kali dibuat di timur tengah pada awal abad 19. Kipas Angin pertama kali berbentuk kipas angin atap yang mulai dikenal masyarakat pada tahun 1860an. Cara kerjanya digerakkan oleh putaran air yang menggerakkan semacam sabuk yang dihubungkan secara manual dan memiliki kemampuan untuk menggerakkan beberapa Kipas Angin sekaligus. Kemudian masuklah kipas angin Listrik ke pasar tahun 1880an, Hingga saat ini pengembangan dan teknologi Kipas Angin juga tidak banyak perkembangan, Salah satu inovasi yang cukup popluer adalah Kipas Angin tanpa baling-baling yang dibuat oleh James Dyson.

Demikianlah artikel tentang “Alasan Pengguna Kipas Angin Lebih Banyak Dari AC” yang Karang Mulya Rental tuliskan, Sumber artikel dari berbagai sumber.

Bagikan :)